BUTUH UANG..???? KLIK BANNER DI BAWAH

Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal
Showing posts with label ramadan. Show all posts
Showing posts with label ramadan. Show all posts

4 August 2012

Cara Bertahan Di Saat Puasa


Puasa adalah saatnya bagi kaum muslim untuk menahan diri dari segala bentuk godaan duniawi, termasuk di antaranya adalah menahan diri dari godaan makan dan minum. Kalo kata K.H. Zainuddin MZ, “Intinya adalah pengendalian diri”. Nah, tapi mungkin banyak di antara kamu yang masih bingung bagaimana sesungguhnya cara bertahan saat puasa agar tidak batal? Di luar sana mungkin banyak yang ngasih kamu caranya, tapi pasti caranya kurang praktis, seperti misalnya kamu dibilang harus menahan diri. Tapi gimana caranya?!
Nah, hari ini MBDC akan ngasih tau kamu sebuah cara praktis: Cara bertahan saat puasa!

1. Usahakan Selalu Berada di Tempat Teduh

Kalo bisa malah yang ber-AC. Tujuannya adalah agar tidak terlalu banyak cairan tubuh kamu yang terbuang lewat keringat dan kamu bisa bertahan segar lebih lama! Dengan demikian dijamin kamu akan bisa bertahan saat puasa. Namun poin yang satu ini tentu hanya berlaku buat yang kerjanya di dalam ruangan ya. Buat yang kerja di lapangan…ya maap-maap nih.

2. Jangan Terlalu Banyak Ngomong

Apalagi buat kamu yang cerewet. Banyak ngomong itu bikin cepet haus lho. Dan kalo kamu haus…godaan untuk batal tentunya semakin besar. Nah, dengan mengurangi bicara, diharapkan kamu bisa mengurangi rasa haus kamu. Tapi gimana kalo kerjaan kamu adalah motivational speaker?! Ya itu resiko kamu sih. Siapa suruh jadi motivational speaker.

3. Jangan Pecicilan

Kalo kamu sehari-harinya adalah seseorang yang sangat pecicilan, gak bisa diem, dan suka mengganggu orang lain, mungkin ini adalah saat yang tepat untuk diem sejenak. Jangan banyak gerak, jangan lompat-lompat, jangan gangguin orang. Terlalu banyak gerak itu akan bikin kamu cepet capek, dari capek jadi haus, trus batal deh. Makanya jangan pecicilan. Duduk manis aja di pojokan. Gih.

4. Hindari Gambar-gambar Makanan yang Menggugah Selera

Nah ini penting banget! Biasanya yang kayak gini-gini nih yang suka bikin kamu jadi tergoda dan bikin laper! Maksudnya gambar seperti apa nih MBDC? Maksudnya tuh gambar-gambar kayak gini lho:
Nah yang kayak gitu-gitu lah. Dihindari ya.
Nah, dengan demikian mudah-mudahan puasa kamu lancar. Ada yang mau ditambahin? Silakan tambahin di comment ya.


Sumber: http://malesbanget.com/2012/07/cara-bertahan-saat-puasa/#ixzz22Y0OvgNF

Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives
»»  KLIK SELENGKAPNYA...

1 August 2012

5 Amalan Sederhana Berlipat Pahala di Bulan Ramadhan


Alhamdulillah, hari ini sudah memasuki hari keempat di Bulan Ramadhan. Bagaimana puasa rekan-rekan semua ? Mungkin masih awal, jadi ada beberapa penyesuaian. Biasanya tidak makan sahur, harus bangun malam kemudian makan sahur. Jadi siang harinya agak kurang fit ya. Pengorbanan itu tidak sebanding dengan manfaat dan nilai kebaikan yang Allah tebarkan di bulan penuh rahmat ini. Ramadhan dihadirkan Allah untuk mensucikan otak dan pikiran kita dari segala hal yang merusakan selama 1tahun lebih.
Bayangkan saja, di siang hari kita harus menahan semua nafsu tanpa kecuali. Apapun nafsunya..kita hanya diarahkan untuk mengingat Allah. Kantor-kantor pun memangkas jam operasionalnya. Contoh kantor pos surabaya, yang biasanya jam 08.00 - 20.00, selama ramadhan hanya buka dari 08.00 - 16.00. Tujuannya memberikan waktu sebanyak-banyaknya untuk memanfaatkan bulan ramadhan ini, baik untuk keluarga maupun untuk beribadah.
Melakukan amalan di Bulan ramadhan tidak harus dengan yang berat-berat. Karena semua amalan baik di Bulan Suci ini berlipat nilai kebaikannya. Mari kita coba amalan ringan ini, mumpung masih hari keempat puasa:
1. Perbanyak senyum, dengan senyuman kita menebarkan kebahagiaan kepada orang lain. Ingat slogan3 S, Senyum-Salam-Sapa. Dalam bulan suci ini, dengan senyuman kita mempererat silaturahmi. Coba perhatikan, apa yang kita rasakan ketika bertemu orang dan berwajah cemberut ke kita? Marah bukan. Tetapi jika dia tersenyum, maka kita merasa dihargai. Kita pun pasti membalasnya dengan senyuman.
2. Rutin sedekah, minimal 1000/hari. Bersedekah adalah hal yang sangat dianjurkan dalam ISLAM, biasakan untuk bertanya kepada diri kita? “Sudahkah saya bersedekah hari ini??”. Secara nominal bisa berapa saja, mulailah untuk rutin. Jika dijalan bertemu dengan pedagang koran yang masih anak, berikan uangnya…kembalikan korannya. Sedekah adalah ibadah yang kontan langsung dibalas oleh Allah, baik secara material maupun berupa keselamatan. Karena itu di bulan suci biasakan bersedekah 1000/hari. Siap ??
3. Berikan takjil kepada yang berpuasa, ini adalah strategi cerdas selama ramadhan. Berikan takjil atau makanan pembuka, bisa segelas es teh atau kurma, atau hanya segelas kolak kepada mereka yang berpuasa. Anda akan mendapat nilai kebaikan sama dengan nilai puasa orang itu. Artinya anda dalan 1hari, jika anda memberikan takjil kepada 5orang, maka nilai puasa anda hari itu adalah 6x, karena anda sendiri dan 5 x dari orang yang anda beri takjil. Luar biasa bukan, hitung jika selama 30hari, berapa nilai kebaikan anda 180 kali lipat. Hanya dengan 5 gelas es teh setiap harinya.
4. Dengarkan ceramah, minimal 10menit, jika sebelum berbuka, biasakan untuk mendengar siraman rohani, tausyiah atau kultum (kuliah tujuh menit), baik di televisi atau di radio bagi anda yang sedang dalam perjalanan. Mendengarkan ceramah, pasti ada bacaan Alquran disitu. Dengan mendengarkan al-quran maka kita mendapat nilai kebaikannya. Apalagi di saat bulan ramadhan seperti ini, resapi dan masukkan nilai-nilai baru dalam tausyiah itu kedalam pikiran kita.
5. Menyegerakan berbuka puasa, ketika adzan maghrib terdegar, langsung ambil air putih untuk membatalkan puasa kita. Karena menyegerakan berbuka termasuk sunnah yang bernilai lebih dalam bulan ramadhan. Apalagi jika kita berbuka dengan kurma seperti yang dilakukan oleh Rasulullah. Dengan 3biji kurma ditambah air putih, maka energi kita menjadi pulih kembali. Bersiap untuk melakukan shalat maghrib terlebih dahulu.
5 amalan sederhana diatas, jika dilakukan dengan rutin dan benar selama bulan ramadhan ini, maka memiliki nilai besar baik disisi Allah, dan disisi manusia. Orang lain akan menilai kita jauh lebih sabar dan senang berbagi. Hubungan vertikal dengan Allah menjadi seimbang dengan Hubungan horisontal dengan manusia.
Ayo mulai saat ini, biasakan melakukan 5 amalan sederhana diatas untuk bekal kita, untuk meraih sebanyak-banyaknya bonus kebaikan yang Allah tebarkan di bulan suci ini. Juga sambil berbagi untuk menyebarkan tulisan ini ke teman-teman anda yang lain.
Semoga bermanfaat,
»»  KLIK SELENGKAPNYA...

22 July 2012

Berbagai Menu Makanan Untuk Buka Puasa

siang nih all panas gini cek menu makanan buat buka puasa nanti cek di bawah deh

Berbuka puasa adalah saat yang ditunggu-tunggu ketika kita menjalankan ibadah puasa utamanya di bulan ramadhan. Menu buka puasa selain dengan santapan makanan atau masakan yang enak, tentunya diharapkan juga menyehatkan serta mudah dan praktis dalam membuatnya.

Kali ini LebahNdut akan menghadirkan beberapa kumpulan resep makanan (masakan) menu buka puasa yang sehat, sekaligus mudah dan praktis. Resep menu buka puasa praktis kali ini meliputi beberapa masakan antara lain: sop buntut sapi, sop bakso tahu, capcay, ayam kuah suun dan semur betawi.

Resep Menu Buka Puasa Sehat Mudah Dan Praktis


Berikut ini adalah kumpulan resep makanan menu buka puasa ramadhan yang sehat, praktis dan mudah disiapkan untuk anda seluruh keluarga.

Sop Buntut Sapi - Menu Buka Puasa


Resep Sop Buntut Sapi - Menu Buka Puasa

Bahan
  • Buntut Sapi ½ kg
  • Wortel 6 bh, potong 3 cm belah dua memanjang
  • Kentang 3 bh, potong dadu
  • Daun Seledri cincang halus
  • Irisan Bawang Merah goreng
  • Mentega 3 sdm
  • Bumbu
  • 3 siung bawang putih
  • Lada butir sesuai selera
  • Biji Pala 1 cm
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
  • Gula pasir 1 sdt
  • Kayu Manis 1 cm
  • Cengkeh 5 bh
Cara Membuat:
  1. Rebus buntut sapi selama kira-kira 1 jam atau sampai daging agak empuk.
  2. Haluskan bawang putih, lada, biji pala dan garam lalu goreng dalam mentega
  3. Masukan cengkeh dan kayu manis, setelah harum angkat lalu masukan pada rebusan buntut sapi.
  4. Masukan wortel dan kentang, rebus sampai matang
  5. Masukan daun seledri, penyedap rasa dan gula
  6. Aduk rata, matikan api dan taburi dengan bawang merah goreng.
  7. Sop buntut sapi yang menggoda selera siap disantap untuk menu berbuka puasa bersama keluarga.

Sop Bakso Tahu - Menu Buka Puasa


Resep Sop Bakso Tahu - Menu Buka Puasa

Bahan:
  • 1 sdm minyak goreng
  • 1 sdt minyak wijen
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 liter kaldu ayam
  • 1 ikat sawi hijau, potong-potong
  • garam dan merica secukupnya
  • Bahan bakso tahu:
  • 1 buah tahu putih besar, haluskan
  • 100 gr udang cincang
  • 1 sdm tepung sagu
  • 1 butir telur
  • 6 butir telur puyuh, rebus matang dan kupas
  • garam, merica dan vetsin secukupnya
  • Taburan : irisan daun bawang dan irisan seledri
Cara Membuat:
Bakso tahu: campur tahu dengan udang, sagu, telur, garam, merica, dan gula pasir,
aduk rata. Ambil satu telur puyuh dan bungkus rata dengan adonan bakso. Taruh
dalam pinggan tahan panas yang sudah di olesi minyak dan kukus sampai matang.

Kuah: Panaskan minyak dan tumis bawang putih hingga harum. Tuangkan ke dalam
kaldu ayam, didihkan. Tambahkan minyak wijen, jahe, garam, dan merica. Setelah
mendidih,masukkan sawi hijau dan biarkan hingga layu, lalu angkat. Siapkan
mangkuk, tata tahu, beri kuah dan taburi irisan daun bawang dan seledri. Hmm.., sop bakso tahu pun akan menjadi santapan praktis yang istimewa dalam menu buka puasa yang indah.

Capcay - Menu Buka Puasa


Resep Capcay Praktis - Menu Buka Puasa

Bahan
  • 1 buah wortel, iris tipis melintang
  • 50 gr kapri
  • 50 gr buncis, potong melintang
  • 50 gr jagung muda/utri
  • 10 tangkai caisim
  • 100 gr bunga kol
  • 50 gr jamur kuping, rendam dalam air panas, tiriskan
  • 2 batang sosis, potong2
  • 3 buah bakso sapi, iris
  • 3 buah bakso ikan, iris
  • 10 butir telur puyuh, rebus, kupas
  • 2 batang bawang daun, potong 3 cm
  • 1 sdt merica bubuk
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 50 ml air
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdt minyak ikan
  • 1 sdt gula pasir
  • garam secukupnya
  • 1 sdm maizena, larutkan dalam sedikit air
  • 1 buah tomat merah matang, potong2
  • 4 siung bawang putih
  • 4 siung bawang merah
  • 4 sdm minyak sayur untuk menumis
Cara membuat:
  1. Pisahkan sayur mudah layu dengan sulit layu, potong2, cuci, tiriskan
  2. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum
  3. Masukan tomat, jahe, bakso, sosis, dan telur, aduk
  4. Masukan air dan sayur sulit layu, aduk di atas api kecil sapai 1/2 layu
  5. Masukan suas tiram, minyak ikan, gula pasir, merica, dan garam, aduk rata
  6. Tambahkan sayur mudah layu dan bawang daun, aduk sampai layu
  7. Tuangi larutan maizena, aduk cepat
  8. Angkat, capcay siap disajikan untuk buka puasa.

Ayam Kuah Suun - Menu Buka Puasa


Resep Ayam Kuah Suun - Menu Buka Puasa

Bahan:
  • ½ ekor ayam kampung, potong 6 bagian
  • 1 sdm jeruk nipis
  • Kuah:
  • 1 sdm minyak sayur
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • ½ cm jahe, cincang halus
  • 1 liter air
  • 100 g sawi putih, iris kasar
  • 100 g sawi hijau, iris kasar
  • 50 g suun kering, rendam hingga lunak, tiriskan, iris kasar
  • ½ sdt merica bubuk
  • 2 sdt garam
Cara membuat:
  1. Lumuri potongan ayam dengan air jeruk agar aromanya tidak anyir.
  2. Kuah: Tumis bawang putih dan jahe hingga wangi.
  3. Tuangi air, didihkan.
  4. Masukkan potongan ayam, kecilkan api. Masak hingga ayam lunak dan kuah tinggal 750 ml.
  5. Tambahkan sayuran, suun, merica, dan garam. Didihkan kembali.
  6. Angkat. Sajikan hangat dengan sambal kecap rawit untuk hidangan menu buka puasa (cukup untuk 4 orang).

Semur Betawi - Menu Buka Puasa


Resep Semur Betawi - Menu Buka Puasa

Bahan:
  • 6 butir telur ayam rebus matang
  • 3 buah kentang kupas potong menurut selera
  • 6 buah tahu putih ukuran 6 cm
  • 2 sdm minyak goreng
  • 6 butir cengkih, 3 cm kulit kayu manis, 1/2 biji pala memarkan
  • 10 sdm kecap manis
  • 750 ml air
  • Haluskan: 7 siung bawang putih, 2 siung bawang putih, 1 sdt garam dan 1/2 merica bubuk

Cara membuat:
  1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan air, kecap manis, cengkih, kayu manis dan pala didihkan.
  2. Masukkan kentang, tahu, telur, masak hingga kuah menyusut dan berwarna gelap, angkat.
  3. Semur betawi yang lezat siap dihidangkan untuk acara buka puasa di rumah.
Hmm.., bagaimana menurut Anda contoh resep makanan menu buka puasa di atas? Tentunya sangat menggoda selera makan Anda, hehehe.. Tetapi ingat, jangan makan banyak-banyak sampai kekenyangan karena Anda masih harus melaksanakan sholat tarawih nanti kalau kekenyangan bisa-bisa mengantuk ketika mendengarkan kultum ramadhan, hehehe..

Itulah kumpulan resep masakan menu buka puasa sehat, mudah dan praktis. Semoga saja bermanfaat bagi Anda yang membutuhkannya. Selamat menikmati hidangan menu buka puasa.., semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah swt., amiin..
»»  KLIK SELENGKAPNYA...

21 July 2012

Menu Variasi Untuk Makan Sahur


Panduan menyusun menu bulan puasa
Menu buka Puasa dan Sahur – Bulan Puasa atau biasa disebut bulan Ramadhan sebentar lagi tiba. Sebagaimana dilakukan oleh umat Islam, Puasa tergolong sebagai partial fasting karena puasa ini dibatasi oleh makan sahur dan buka puasa saja. Di dalam partial fasting atau puasa Ramadhan sebenarnya yang terjadi adalah perubahan pola makan yakni dari semula makan 3 kali sehari menjadi 2 kali sehari.
Diperkirakan bahwa perubahan frekuensi makan ini secara kuantitatif menurunkan jumlah asupan gizi (terutama kalori) yang masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu wajar kalau sehabis puasa Ramadhan terjadi penurunan berat badan 5-10%. Dengan berpuasa tidak berarti harus kelaparan karena gizi yang masuk ke dalam tubuh diupayakan untuk selalu cukup, hanya kalori saja yang dikurang. Ini berarti kualitas lauk-pauk, sayuran, dan buah-buahan harus tetap baik dan dalam jumlah yang memadai baik ketika sahur maupun berbuka. Sumber kalori yang dibatasi adalah nasi yang biasanya 3 kali sehari menjadi hanya 2 kali sehari serta makanan kecil lainnya (Snack).

Menu dan jenis hidangan saat Sahur

Menu Sahur praktis dengan hanya segelas susu tidak akan mencukupi untuk menjamin aktivitas berpuasa yang prima sepanjang siang hari. Oleh sebab itu, sahur seharusnya lebih “istimewa” daripada sarapan pagi. Di saat sahur usahakan 4 sehat 5 sempurna dapat tersaji di meja makan. Makan dengan sayur dan lauk-pauk yang lengkap akan dapat menunjang gizi yang baik selama berpuasa. Biasakan makan 1 buah berukuran sedang ketika sahur misalnya jeruk, pisang, atau apel.
Minum susu segelas dan tambahkan juga 1-2 gelas air putih agar di siang hari tidak dehidrasi. Sayuran yang berkuah sangat dianjurkan sehingga bisa menambah asupan cairan. Sayuran bersantan juga baik dikonsumsi saat sahur karena santan dapat meningkatkan asupan kalori. Berpuasa secara benar diawali dengan sahur yang benar yakni cukup memberikan kontribusi gizi. Jadi hidangan saat sahur bisa berupa nasi, sayur (lodeh, sup, bayam dan lain-lain),lauk pauk (ikan atau daging ayam ditambah tahu dan tempe), buah (pisang, jeruk, apel), dan segelas susu.

Menu dan Jenis hidangan saat Buka puasa

Menu buka puasa praktis, bisa diawali dengan makanan yang manis-manis seperti kurma, kolak pisang, atau cocktail. Makanan untuk berbuka sebaiknya disantap sesudah sholat Maghrib dan sebelum sholat Terawih. Sebab, kalau makan harus menunggu sehabis sholat Terawih maka biasanya kita terlalu banyak makan snack antara Maghrib-Isya. Hal ini kurang sehat. Jadi ketika berangkat sholat tarawih, perut sudah kenyang dan sehabis sholat tarawih bila masih lapar bisa mengonsumsi sedikit snack. Seringkali ketika berbuka puasa orang mendahulukan berbagai snack dan baru makan lengkap setelah sembahyang terawih. Ini perlu dikoreksi.
Sebaiknya ubah pola makan berbuka puasa yang salah dan perbaiki dengan makan makanan manis ketika Berbuka puasa dan diikuti dengan makanan lengkap setelah sholat Maghrib. Snack baru dimakan setelah mengonsumsi makanan lengkap. Berbuka jangan berlebihan, namun sedang-sedang saja.
Intinya aneka ragam makanan tetap harus masuk ke dalam lambung namun jumlahnya pas sesuai dengan kebutuhan. Usahakan paling tidak 4 sehat bisa dikonsumsi plus snack atau cemilan. Kalau masih ada yang mau minum susu itu juga baik. Apalagi bagi anak-anak, minum susu dua gelas sehari rasanya penting untuk menunjang kesehatan tulang.

Berpuasa, tubuh jadi lebih ramping dan ringan

Dengan berpuasa di bulan Ramadhan maka tubuh akan menjadi lebih ramping. Penelitian dari perusahaan asuransi di AS mengungkapkan bahwa kegemukan berbanding terbalik dengan usia seseorang, artinya bila semakin gemuk maka usia semakin pendek. Orang gemuk adalah pencerminan overnutrition, dan telah diketahui bahwa kegemukan merupakan faktor risiko munculnya berbagai penyakit degeneratif. Bertambahnya berat badan seringkali juga diikuti oleh naiknya tekanan darah. Oleh karena itu dengan tubuh yang lebih ramping sebenarnya kita telah memangkas peluang-peluang untuk menjadi orang yang berpenyakitan dan akhirnya usia kita bisa lebih panjang.
Nasihat Nabi Muhammad saw agar berbuka puasa dengan yang manis-manis tentu ada maksudnya. Dari segi gizi, makanan yang manis-manis mengandung karbohidrat sederhana yang mudah dipecah oleh sistem enzim dalam pencernaan. Dengan demikian sel-sel tubuh yang sudah kelaparan sepanjang hari bisa segera terpenuhi gizinya, dan akan membuat metabolisme tubuh semakin lancar.
Sumber Bacaan:
Panduan Menyusun Menu Buka Puasa dan Sahur
Prof DR Ir Ali Khomsan
Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat IPB
»»  KLIK SELENGKAPNYA...

Lebih baik Jangan Tidur Setelah Sahur


13126897201414435302
Ilustrasi/admin/shutterstock
Di bulan Ramadhan, aktifitas sahur selama sebulan harus kita jalani. Saat sahur, makanan yang masuk ke dalam perut kita otomatis akan terasa penuh. Kita seperti sedang mengisi energi dengan berbagai makanan untuk bekal kita selama berpuasa. Biasanya efek dari rasa kenyang setelah sahur adalah mengantuk. Apalagi kita harus bangun di sepertiga malam untuk makan sahur. Tentu saja rasa kantuk itu masih tertinggal.
Hampir sebagian besar orang memilih tidur setelah sahur. Dengan harapan agar tidak mengantuk saat beraktifitas di pagi harinya. Namun sebaiknya, kebiasaan anda itu harus segera diubah. Karena ternyata tidur setelah makan sahur tidak baik untuk kesehatan anda. Ada baiknya ada mengatur pola tidur anda setelah makan sahur. Karena jeda antara imsak dan sholat Subuh hanya beberapa menit saja. Bila anda memutuskan untuk tidur, bisa dipastikan sholat Subuh anda akan terlambat, atau bahkan terlewat. Apalagi bagi anda yang harus bersiap-siap berangkat kerja setelah Subuh, bila anda tidur walau sebentar, efeknya adalah kepala anda akan terasa pusing dan tubuh justru menjadi lemas setelah bangun tidur.
Rasa kantuk yang sangat berat setelah santap sahur menyebabkan kita tak kuasa menahan rasa ingin tidur, dan kita pun kembali tidur. Saat kita bangun, terkadang kita merasakan perut seperti sebah (kembung). Hal ini disebabkan makanan yang kita makan saat sahur naik kembali atau berbalik arah. Bukan rasa kenyang yang didapat, justru rasa mual dan perut terasa tidak nyaman. Hal tersebut bisa menyebabkan naiknya asam lambung dalam perut.
Tahukah anda menurut ilmu kedokteran, tidur setelah makan dapat mengganggu kesehatan anda. Mengapa? Karena hal tersebut dapat mengganggu sistem pencernaan anda, terutama lambung yang masih belum selesai mengerjakan tugasnya untuk mengolah makanan yang masuk.
Menurut Dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM, yang juga seorang Wakil Sekjen PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia), setelah makan, makanan akan disimpan di dalam lambung. Ketika anda langsung tidur, maka makanan itu akan berbalik arah lagi ke atas. Kondisi ini disebut dengan Refluks Esofagus atau Esophageal Reflux, yaitu kembalinya makanan dari lambung ke dalam Esofagus (saluran yang mengangkut makanan dari mulut ke perut). Bila kondisi ini terjadi, maka makanan yang baru saja mencapai lambung akan berbalik arah menuju ke kerongkongan. Maka timbullah asam lambung yang terbawa oleh makanan tersebut. Akibatnya, kerongkongan akan terasa kering, panas dan terkadang menimbulkan rasa mual, mulas dan ingin muntah karena ada makanan yang berbalik arah. Setidaknya beri waktu lambung untuk mulai mencerna makanan, setidaknya lebih dari 1 jam setelah makan.
Bagi anda yang memiliki keluhan penyakit maag atau tungkak lambung, kebiasaan ini tentu akan semakin memperparah keluhan anda selama berpuasa. Dilansir dari MedicineNet.com, makanan di perut sebagian dicerna oleh asam lambung dan enzim. Biasanya, sebagian kandungan asam lambung disampaikan oleh otot perut ke dalam usus kecil untuk pencernaan lebih lanjut. Dalam kondisi refluks esophagus tersebut, kandungan asam mundur sampai ke kerongkongan, yang bisa saja mencapai saluran pernapasan. Hal tersebut dapat menyebabkan inflamasi (peradangan), kerusakan pada kerongkongan, paru-paru dan laring (kotak suara). Proses keseluruhan secara medis disebut Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Sebesar 10% penderita GERD pengembangan Barret esofagus dapat meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan.
Masih menurut Dokter peraih ‘Young Clinician Award pada World Congress of Gastroenterology Bangkok 2002′ tersebut, makanan yang sukar dicerna adalah makanan yang terlalu berlemak, seperti keju dan makanan mengandung minyak. Makanan tersebut dalam jumlah banyak akan memerlukan waktu 2 jam untuk dicerna. Sedangkan nasi dengan sayur berkuah atau telur dan ikan rebus biasanya memerlukan waktu 1 jam untuk dicerna. Selama berpuasa, nutrisi yang paling diperlukan manusia secara garis besar adalah karbohidrat, protein, dan lemak.
Untuk santapan sahur, Dr. Ari menyarankan agar kita mengkonsumsi nasi, kentang, dan ubi sebagai sumber karbohidrat. Untuk protein, pilihlah daging, ikan, dan telur. Sedangkan untuk lemak dapat diperoleh dari minyak dan daging ayam negeri. Namun sebaiknya hindari makanan yang mengandung lemak berlebih karena sulit dicerna lambung. Demikian pula konsumsi susu. Bagi anda yang berusia di atas 30 tahun, sebaiknya memilih susu rendah lemak atau bahkan tanpa lemak. Konsumsi cairan yang dianjurkan adalah jus buah-buahan, seperti mangga atau jeruk, karena menyediakan vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh. Sebaiknya jus buah tersebut tidak ditambahkan gula atau susu.
Rasa kantuk yang datang setelah kita makan sebenarnya kondisi yang wajar. Rasa kantuk tersebut disebabkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dari makanan yang kita konsumsi. Saat sahur kita tentu mengonsumsi nasi. Nasi mengandung glukosa yang dapat menghambat kerja sel-sel neuron. Akibatnya kita cenderung bermalas-malasan, mengantuk, dan ingin tidur.
Sebuah penelitian di Inggris, menemukan bahwa glukosa dapat menghentikan sinyal-sinyal aktif ke otak. Misalnya perintah agar mata tetap terjaga. Glukosa ternyata mampu menutup neuron-neuron penghasil protein mikro yang menjaga kesadaran tubuh manusia. Kadar glukosa dalam jumlah banyak di dalam tubuh bisa menyebabkan rasa kantuk yang hebat. Namun sebaiknya rasa kantuk ini tidak diikuti dengan tidur.
Menurut dr. Hilda Fitri, Ketua Tim Verifikator STR Dokter Umum, tidur setelah makan dapat mengakibatkan tubuh tidak akan mampu mencerna makanan dengan sempurna. Akibatnya zat-zat gizi juga tidak dapat terserap tubuh dengan baik. Fungsi makanan sebagai penghasil energi juga tidak mampu terlaksana. Kebiasaan tidur sesudah makan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan lemak yang tidak proporsional. Kebiasaan ini juga diyakini memperberat kerja alat pencernaan kita sehingga menjadi salah satu penyebab tidur tidak nyenyak. Selain waktu dan kebiasaan yang memengaruhi seseorang untuk tidur setelah makan, pola makan dan kandungan zat gizi makanan juga dapat berpengaruh.
Dr. Ari merekomendasikan beberapa cara sehat pola tidur setelah sahur. Sebaiknya anda tidur 1-2 jam setelah makan. Bila anda sahur sekitar jam 3-an, jangan langsung tidur lagi. Jeda waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk menunggu sampai adzan subuh, yaitu sekitar jam 5. Setelah subuh itulah anda baru bisa tidur. Cara lain adalah sebaiknya saat akan tidur, tinggikanlah bantal anda. Bila anda tidur tanpa bantal, maka dikhawatirkan ada gaya gravitasi yang membuat makanan dari lambung berbalik arah ke kerongkongan.
Semoga kita bisa beribadah dengan sempurna selama bulan Ramadhan tanpa harus merasakan keluhan asam lambung diakibatkan kebiasaan kita yang sering langsung tidur setelah santap sahur. Hidup sehat itu bisa kita ciptakan asal kita bisa berkomitmen terhadap diri untuk memulai pola hidup sehat mulai saat ini. Bila anda memiliki keluhan asam lambung, tentu PROMAG adalah pilihan tepat untuk mengatasi keluhan anda tersebut. Komposisi Hydrotalcite, Magnesium Hidroksida dan Simethichone yang terdapat dalam PROMAG tak hanya mengobati sakit maag anda namun juga efektif untuk mencegah maag datang kembali.
Selamat menunaikan ibadah puasa.
*********
*Sumber: dari berbagai media
»»  KLIK SELENGKAPNYA...

Sama dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan Awal Ramadan Sabtu 21 Juli



Jakarta Umat Islam di Malaysia akan memulai puasa di bulan Ramadan 1433 H tahun ini pada Sabtu 21 Juli.

Ketetapan tersebut diumumkan pihak Kerajaan Malaysia. Sebagaimana dilansir Kantor Berita Bernama, Kamis (19/7/2012),

Penjaga Segel Raja-raja Malaysia, Datuk Syed Danial Syed Ahmad, malam ini mengumumkan bahwa tanggal awal Ramadan untuk seluruh negara bagian di Malaysia telah ditetapkan jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli. Keputusan tersebut dilakukan oleh Yang di-Pertuan Agong setelah mendapatkan persetujuan dari raja-raja.



Pengumuman tersebut juga disiarkan secara langsung oleh televisi nasional Malaysia, RTM (Radio Televisyen Malaysia). Majelis raja-raja Malaysia menyetujui metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Ramadan berdasarkan pengamatan bulan baru (rukyah hilal) dan penghitungan (hisab). Sementara itu, pemerintah Indonesia juga telah menetapkan 1 Ramadan 1433 H jatuh pada Sabu 21 Juli 2012. Keputusan itu diambil dalam sidang isbat yang digelar Kementerian Agama bersama ormas-ormas dan lembaga-lembaga Islam.

Keputusan berdasarkan laporan dari 38 titik lokasi pemantauan yang tidak melihat hilal pada sore hari tadi. Titik lokasi pemantauan antara lain Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi tenggara, Sulut, Sulawesi tengah, NTT, Bali, NTB, Sulsel, Mamuju, Kalteng, Kaltim, Kalbar, Kaltim, Kalsel, Jatim, DIY, Jateng, hingga Aceh. 
http://news.detik.com/read/2012/07/20/002229/1970114/10/sama-dengan-indonesia-malaysia-tetapkan-awal-ramadan-sabtu-21-juli?991101mainnews
»»  KLIK SELENGKAPNYA...

Pengertian keutamaan puasa


Keutamaan Puasa

Banyak sekali ayat yang tegas dan muhkam dalam Kitabullah yang mulia, memberikan anjuran untuk puasa sebagai sarana untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah 'Azza wa Jalla dan juga menjelaskan keutamaan-keutamaannya, seperti firman Allah (yang artinya):“Sesungguhnya kaum muslimin dan muslimat, kaum mukminin dan mukminat, kaum pria yang patuh dan kaum wanita yang patuh, dan kaum pria serta wanita yang benar (imannya) dan kaum pria serta kaum wanita yang sabar (ketaatannya), dan kaum pria serta wanita yang khusyu', dan kaum pria serta wanita yang bersedekah, dan kaum pria serta wanita yang berpuasa, dan kaum pria dan wanita yang menjaga kehormatannya (kemaluannya), dan kaum pria serta wanita yang banyak mengingat Allah; Allah menyediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar" [A-Ahzab : 35]

Dan firman Allah (yang artinya): “Dan kalau kalian berpuasa, itu lebih baik bagi kalian kalau kalian mengetahuinya" [Al-Baqarah:184].

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menjelaskan dalam hadits yang shahih bahwa puasa adalah benteng dari syahwat, perisai dari neraka. Allah Tabaraka wa Ta'ala telah mengkhususkan satu pintu surga untuk orang yang puasa. Puasa bisa memutuskan jiwa dari syahwatnya, menahannya dari kebiasaan-kebiasaan yang jelek, hingga jadilah jiwa yang tenang. Inilah pahala yang besar, keutamaan yang agung ; dijelaskan secara rinci dalam hadits-hadits shahih berikut ini, dijelaskan dengan penjelasan yang sempurna.
Pengampunan Dosa
Allah dan Rasul-Nya memberikan targhib (spirit) untuk melakukan puasa Ramadhan dengan menjelaskan keutamaan serta tingginya kedudukan puasa, dan kalau seandainya orang yang puasa mempunyai dosa seperti buih di lautan niscaya akan diampuni dengan sebab ibadah yang baik dan diberkahi ini.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, (bahwasanya) beliau bersabda (yang artinya): “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab (mengharap wajah Allah) maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu". [Hadits Riwayat Bukhari 4/99, Muslim 759, makna "penuh iman dan Ihtisab" yakni membenarkan wajibnya puasa, mengharap pahalanya, hatinya senang dalam mengamalkan, tidak membencinya, tidak merasa berat dalam mengamalkannya]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu juga, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda (yang artinya): “Shalat yang lima waktu, Jum'at ke Jum'at. Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa yang terjadi di antara tenggang waktu-waktu tersebut selama menjauhi dosa besar". [Hadits Riwayat Muslim 233].

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu juga, (bahwasanya) Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallampernah naik mimbar kemudian berkata: "Amin, Amin, Amin". Ditanyakan kepadanya: "Ya Rasulullah, engkau naik mimbar kemudian mengucapkan Amin, Amin, Amin?" Beliau bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya Jibril 'alaihissalam datang kepadaku, dia berkata: "Barangsiapa yang mendapati bulan Ramadhan tapi tidak terampuni dosanya maka akan masuk neraka dan akan Allah jauhkan dia, katakan "Amin", maka akupun mengucapkan Amin...." [Hadits Riwayat Ibnu Khuzaimah 3/192 dan Ahmad 2/246 dan 254 dan Al-Baihaqi 4/204 dari jalan Abu Hurairah. Hadits ini shahih, asalnya terdapat dalam Shahih Muslim 4/1978. Dalam bab ini banyak hadits dari beberapa orang sahabat, lihatlah dalam Fadhailu Syahri Ramadhanhal.25-34 karya Ibnu Syahin].

Dikabulkannya Do'a dan Pembebasan Api Neraka
Rasullullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka setiap siang dan malam dalam bulan Ramadhan, dan semua orang muslim yang berdo'a akan dikabulkan do'anya"[Hadits Riwayat Bazzar 3142, Ahmad 2/254 dari jalan A'mas, dari Abu Shalih dari Jabir, diriwayatkan oleh Ibnu Majah 1643 darinya secara ringkas dari jalan yang lain, haditsnya shahih. Do'a yang dikabulkan itu ketika berbuka, sebagaimana akan datang penjelasannya, lihatMisbahuh Azzujajah no. 60 karya Al-Bushri]

Orang yang Puasa Termasuk Shidiqin dan Syuhada
Dari 'Amr bin Murrah Al-Juhani radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Datang seorang pria kepada Nabishallallahu 'alaihi wa sallam kemudian berkata: "Ya Rasulullah, apa pendapatmu jika aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah, engkau adalah Rasulullah, aku shalat lima waktu, aku tunaikan zakat, aku lakukan puasa Ramadhan dan shalat tarawih di malam harinya, termasuk orang yang manakah aku?" Beliau menjawab (yang artinya): "Termasuk dari shidiqin (orang-orang yang benar keimanannya -pentdan syuhada (orang-orang yang mati syahid -pent)". [Hadits Riwayat Ibnu Hibban no.11 zawaidnya, sanadnya Shahih]
Puasa Adalah Perisai (Pelindung)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh orang yang sudah kuat syahwatnya dan belum mampu untuk menikah agar berpuasa, menjadikannya sebagai wijaa' (memutuskan) bagi syahwat ini, karena puasa menahan kuatnya anggota badan hingga bisa terkontrol, menenangkan seluruh anggota badan, serta seluruh kekuatan (yang jelek) ditahan hingga bisa taat dan dibelenggu dengan belenggu puasa. Telah jelas bahwa puasa memiliki pengaruh yang menakjubkan dalam menjaga anggota badan yang dhahir dan kekuatan bathin.

Oleh karena itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Wahai sekalian para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu ba'ah (mampu dengan berbagai macam persiapannya) hendaklah menikah, karena menikah lebih menundukkan pandangan, dan lebih menjaga kehormatan. Barangsiapa yang belum mampu menikah, hendaklah puasa karena puasa merupakan wijaa' (pemutus syahwat) baginya" [Hadits Riwayat Bukhari 4/106 dan Muslim no. 1400 dari Ibnu Mas'ud]

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menjelaskan bahwa surga diliputi dengan perkara-perkara yang tidak disenangi, dan neraka diliputi dengan syahwat. Jika telah jelas demikian -wahai muslim- sesungguhnya puasa itu menghancurkan syahwat, mematahkan tajamnya syahwat yang bisa mendekatkan seorang hamba ke neraka, puasa menghalangi orang yang puasa dari neraka. Oleh karena itu banyak hadits yang menegaskan bahwa puasa adalah benteng dari neraka, dan perisai yang menghalangi seseorang dari neraka.

Bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (yang artinya): “Tidaklah seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim" [Hadits Riwayat Bukhari 6/35, Muslim 1153 dari Abu Sa'id Al-Khudry, ini adalah lafadz Muslim. Sabda Rasulullah: "70 musim" yakni: perjalanan 70 tahun, demikian dikatakan dalam Fathul Bari 6/48].

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Puasa adalah perisai, seorang hamba berperisai dengannya dari api neraka" [Hadits Riwayat Ahmad 3/241, 3/296 dari Jabir, Ahmad 4/22 dan Utsman bin Abil 'Ash. Ini adalah hadits yang shahih].

Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka di antara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi" [Dikeluarkan oleh Tirmidzi no. 1624 dari hadits Abi Umamah, dan di dalam sanadnya ada kelemahan. Al-Walid bin Jamil, dia jujur tetapi sering salah, akan tetapi di dapat diterima. Dan dikeluarkan pula oleh At-Thabrani di dalam Al-Kabir 8/260,274, 280 dari dua jalan yakni dari Al-Qasim dari Abi Umamah. Dan pada bab dari Abi Darda', dikeluarkan oleh Ath-Thabrani di dalam Ash-Shagir 1/273 di dalamnya terdapat kelemahan. Sehingga hadits ini SHAHIH].

Sebagian ahlul ilmi telah memahami bahwa hadits-hadits tersebut merupakan penjelasan tentang keutamaan puasa ketika jihad dan berperang di jalan Allah. Namun dhahir hadits ini mencakup semua puasa jika dilakukan dengan ikhlas karena mengharapkan wajah Allah Ta'ala, sesuai dengan apa yang dijelaskan Rasulullah shallallahu 'alaihi wassallam termasuk puasa di jalan Allah (seperti yang disebutkan dalam hadits ini).
Pahala Orang Puasa Tidak Terbatas
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, (bahwasanya) Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallambersabda (yang artinya): “Allah Ta'ala berfirman: "Semua amalan bani Adam untuknya kecuali puasa karena puasa itu untuk-Ku dan Aku akan membalasnya". Puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah: 'Aku sedang berpuasa'. Demi dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, sesunguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada baumisk (kesturi). Orang yang puasa mempunyai dua kegembiraan. Jika berbuka mereka gembira, jika bertemu Rabbnya mereka gembira karena puasa yang dilakukannya"[Bukhari 4/88, Muslim no. 1151, Lafadz ini bagi Bukhari].

Di dalam riwayat Bukhari (disebutkan yang artinya): "Dia meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena puasa untuk-Ku, dan Aku yang akan membalasnya, kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang semisal dengannya".

Di dalam riwayat Muslim (yang artinya): "Semua amalan bani Adam akan dilipatgandakan, kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang semisal dengannya, sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta'ala berfirman: "Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Dia (bani Adam) meninggalkan syahwatnya dan makanannya karena Aku". Bagi orang yang puasa ada dua kegembiraan; gembira ketika berbuka dan gembira ketika bertemu Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang puasa di sisi Allah adalah lebih wangi daripada bau misk".

Puasa Sebagai Kafarat
Diantara keistimewaan puasa yang tidak ada dalam amalan lain adalah; Allah menjadikannya sebagai kafarat bagi orang yang memotong rambut kepalanya (ketika haji) karena ada udzur sakit atau penyakit di kepalanya, kaparat bagi yang tidak mampu memberi kurban, kafarat bagi pembunuh orang kafir yang punya perjanjian karena membatalkan sumpah, atau yang membunuh binatang buruan di tanah haram dan sebagai kafarat zhihar. Akan jelas bagimu dalam ayat-ayat berikut ini.

Allah Ta'ala berfirman (yang artinya): "Dan sempurnakanlah olehmu ibadah haji dan umrah karena Allah; maka jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau sakit), maka wajib menyembelih kurban yang mudah didapat. Dan janganlah kamu mencukur rambut kepalamu, hingga kurban itu sampai ke tempat penyembelihannya. Jika ada diantaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajib atasnya berfidyah, yaitu berpuasa atau bersedekah atau berkurban. Apabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa yang ingin mengerjakan umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia menyembelih) kurban yang mudah di dapat. Tetapi jika ia tidak menemukan (binatang kurban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. Demikian itu (kewajiban membayar fidyah) bagi orang-orang yang keluargannya tidak berada (di sekitar) Masjidil Haram (orang-orang yang bukan penduduk kota Makkah). Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya" [Al-Baqarah : 196]

Allah Ta'ala juga berfirman (yang artinya): "Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat (denda) yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai cara taubat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana" [An-Nisaa' : 92]

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): "Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah kamu yang kamu sengaja, maka kafarat (melanggar) sumpah itu ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barangsiapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kafaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kafarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya)" [Al-Maidah : 89]

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): "Orang-orang yang men-zhihar *) isteri mereka kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami istri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang tidak kuasa (wajib atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang-orang kafir ada siksaan yang sangat pedih" [Al-Mujaadilah : 3-4]
*) Zhihar di kalangan bangsa Arab waktu itu ialah bila suami mengatakan kepada isterinya: "punggungmu bagiku seperti punggung ibuku". Maksud ucapan ini ialah ia tidak mau lagi menggauli (menyetubuhi) isterinya. Ucapan ini tidak dianggap talak namun disebut zhihar.

Demikian pula, puasa dan shadaqah bisa menghapuskan fitnah seorang pria dari harta, keluarga dan anaknya. Dari Hudzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Fitnah pria dalam keluarga (isteri), harta dan tetangganya, bisa dihapuskan oleh shalat, puasa dan shadaqah" [Hadits Riwayat Bukhari 2/7, Muslim 144]
Puasa dan Al-Qur'an Akan Memberi Syafa'at Kepada Ahlinya di hari Kiamat

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Puasa dan Al-Qur'an akan memberikan syafaat kepada hamba di hari Kiamat. Puasa akan berkata: "Wahai Rabbku, aku menghalanginya dari makan dan syahwat, maka berilah dia syafa'at karenaku". Al-Qur'an pun berkata: "Aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka berilah dia syafa'at karenaku". Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: ".... maka keduanya akan memberi syafa'at"
Puasa Bisa Memasukkan Hamba ke Surga
Dari Abu Umamah radhiyallahu 'anhu katanya, "Aku berkata (kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam): "Wahai Rasulullah, tunjukkan padaku suatu amalan yang bisa memasukkanku ke surga?" Beliau menjawab: "Hendaklah kamu sering berpuasa, tidak ada (amalan) yang semisal dengan itu" [Hadits Riwayat Nasa'i 4/165, Ibnu Hibban hal. 232 Mawarid, Al-Hakim 1/421, sanadnya Shahih]
Ar Rayyan Bagi Orang yang Puasa
Dari Sahl bin Sa'ad radhiyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam (bahwa beliau) bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya dalam surga ada satu pintu yang disebut dengan Rayyan, orang-orang yang puasa akan masuk di hari kiamat nanti dari pintu tersebut, tidak ada orang selain mereka yang memasukinya. Jika telah masuk orang terakhir ditutuplah pintu tersebut. Barangsiapa yang masuk akan minum, dan barangsiapa yang minum tidak akan merasa haus untuk selamanya". [Hadits Riwayat Bukhari 4/95, Muslim 1152, dan tambahan lafadz yang akhir ada pada riwayat Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya 1903]
Ancaman bagi orang yang membatalkan puasa mereka tanpa udzur
Dari Abu Umamah Al-Bahili Radhiyallahu 'anhu, ia berkata : Aku pernah mendengar RasulullahShallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Ketika aku tidur, datanglah dua orang pria kemudian memegang kedua lenganku, membawaku ke satu gunung yang kasar (tidak rata), keduanya berkata, "Naik". Aku katakan, "Aku tidak mampu". Keduanya berkata, 'Kami akan memudahkanmu'. Akupun naik hingga sampai ke puncak gunung, ketika itulah aku mendengar suara yang keras. Akupun bertanya, 'Suara apakah ini?'. Mereka berkata, 'Ini adalah teriakan penghuni neraka'. Kemudian keduanya membawaku, ketika itu aku melihat orang-orang yang digantung dengan kaki di atas, mulut mereka rusak/robek, darah mengalir dari mulut mereka. Aku bertanya, 'Siapa mereka?' Keduanya menjawab, 'Mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum halal puasa mereka(sebelum tiba waktu berbuka -red)." [Riwayat An-Nasa'i dalam Al-Kubra sebagaimana dalamTuhfatul Asyraf 4/166 dan Ibnu Hibban (no.1800 zawaid-nya) dan Al-Hakim 1/430 dari jalan Abdurrahman bin Yazid bin Jabir, dari Salim bin 'Amir dari Abu Umamah. Sanadnya shahih].

»»  KLIK SELENGKAPNYA...

Larangan larangan di bulan ramadhan


Berikut ini cuplikan tanya jawab di forum Habib Munzir Al Musawwa, dari seorang jamaah bernama Ayyub,
Assalamualaikum ya habibana,
semoga habibana dan juga kaum muslimin didunia ini selalu dirahmati oleh Allah dan dijauhkan dari segala macam Bala…
Ya habibana, berhubung sebentar lagi kita akan memasuki bulan yang suci yaitu bulan Ramadhan. ane ada sedikit pertanyaan kecil yang ane masih bingung tentang hukumnya:
1. Apakah boleh kita mandi kemudian keramas dan menyikat gigi pada siang hari ketika bulan Ramadhan. sebab ibu ane bilang itu perbuatan makruh.
2. Apakah boleh kita menelan ludah ketika berpuasa.
3. Ane minta habaib sebutin satu-satu tentang Hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan dan Boleh dilakukan di bulan Ramadhan
maaf, kalo ane ada salah perkataan ya habibana…
Wassalamualaikum
Berikut ini jawaban dari Habib Munzir Al Musawwa
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan,
1. hal itu makruh jika diniatkan untuk meringankan beban puasa, namun menjadi wajib jika kita sudah tidak mampu dan sangat lemah, dan bisa lebih segar dengan mandi, jika tidak maka kita terancam batal puasa karena sudah keletihan.
sikat gigi tidak dilarang jika sudah biasa dilakukan setiap hari dan jika tidak dilakukan maka akan membuat kita terasa tidak enak melewati hari kita, dan makruh tidaklah membatalkan puasa, namun sebaiknya dilakukan sebelum imsak.
2. menelan ludah tidak membatalkan puasa dan tidak pula makruh, yg membatalkan puasa jika ludah sudah keluar dari mulut, misalnya ditangan, atau menempel didagu lalu ditelan kembali maka batal puasanya jika sengaja, jika tidak sengaja maka dimaafkan.
3. yg membatalkan puasa adalah 11 macam, yaitu
3.1. masuknya sesuatu ke Jauf, Jauf adalah yg dibawah leher dan diatas pinggang, yaitu perut. maka suntikan bius lokal tidak membatalkan puasa, kecuali jika bius total atau suntikan yg cairannya masuk ke urat nadi hingga terbawa ke jantung, maka batal puasanya.
3.2. muntah dg sengaja, jika tidak sengaja maka tidak batal
3.3. jimak.
3.4. mengeluarkan mani dengan sengaja.
3.5. melakukan hal hal diatas dengan mengetahui bahwa itu membatalkan puasa.
3.6. gila walau sesaat.
3.7. mabuk
3.8. pingsan
3.9. murtad
3.10. haidh atau nifas
3.11. melahirkan.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
Wallahu a’lam
»»  KLIK SELENGKAPNYA...

20 July 2012

Perang yang terjadi di bulan ramadhan

alhamdulilah besok sudah memasuki bulan puasa jangan lupa nanti pagi sahur jangan alsan klasik lah karena gara2 gak sahur jadi gak puasa di sini admin mau share tentang perang yang terjadi di bulan ramadhan


Tinta emas Sejarah telah mencatat bahwa pada bulan suci Ramadhan penuh dengan kisah kesuksesan dan kemenangan besar yang mampu diraih umat Islam. Ini sekaligus membuktikan bahwa Ramadhan bukanah bulan malas dan lemah, akan tapi merupakan bulan kuat, bulan jihad, dan bulan kemenangan.
Berikut beberapa rentetan peperangan sekaligus kemenangan yang pernah terjadi pada bulan Ramadhan;

Ramadhan 2H
Perang Badar 

Ibnu Hisyam menyatakan perang ini merupakan kemenangan pertama yang menentukan kedudukan umat Islam dalam menghadapi kekuatan kemusyrikan dan kebatilan. Perang ini terjadi pada pagi Jumat, 17 Ramadhan 2H di Badar. Kemenangan lebih kurang 300 orang tentera Islam di bawah pimpinan Rasulullah ini mengalahkan lebih kurang 1000 orang tentera musyrikin Mekah.

Ramadhan 5H
Perang Khandaq 

Persiapan dilakukan dengan mengali parit (khandaq) sekeliling kota Madinah. Strategi ini ini tidak pernah digunakan oleh bangsa Arab. Hal ini diusulkan Salman Al-Farisy. Peperangan ini terjadi pada bulan Syawal dan berakhir pada bulan Dzulkaidah setelah pasukan muslimin berjaya memecah belah pasukan musuh.

Ramadhan 8H
Fathul Makkah (Pembukaan Kota Mekah) 

Rasulullah SAW keluar dari Madinah pada 10 Ramadhan dalam keadaan berpuasa. Mekah jatuh ke tangan kaum muslimin tanpa pertumpahan darah. Penaklukan itu terjadi pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan.

Ramadhan 9H
Perang Tabuk 

Pada tahun 629 M Rasulullah Saw. memutuskan untuk melakukan aksi preventif,yakni ekspedisi ke wilayah tabuk yang berbatasan dengan romawi. Setelah sampai di Tabuk, umat Islam tidak menemukan pasukan Bizantium ataupun sekutunya.

Ramadhan 10H
Ekspedisi Yaman 

Rasulullah Saw mengutus pasukan dibawah pimpinan Saidina Ali Ra, ke Yaman dengan membawa surat Nabi. Satu suku yang berpengaruh di Yaman langsung menerima Islam dan masuk Islam pada hari itu juga. Mereka sholat berjamaah bersama Imam Ali ra. pada hari itu.

Ramadhan 53H
Kemenangan tentera Islam di pulau Rhodes.

Ramadhan 92H
Pembebasan Spanyol 

Paglima tentera Islam, Tariq bin Ziyad memimpin 12.000 tentera Islam berhadapan dengan tentera spanyol berjumlah 90.000 yang diketuai sendiri oleh Raja Frederick. Pada peperangan ini, untuk menambah semangat pasukannya, Tariq bin Ziyad membakarkan kapal- kapal perang mereka sebelum bertempur dengan tentera Raja Frederick. Beliau berkata, ”Sesungguhnya, syurga Allah terbentang luas di hadapan kita, dan dibelakang kita terbentangnya laut. Kamu semua hanya ada dua pilihan, apakah mati tenggelam , atau mati syahid.”

Ramadhan 129H 
Kemenangan atas Bani Abbas di Khurasan dibawah pimpinan Abu Muslim Al-Khurasany.


Ramadhan 584H
Pembebasan Palestina 

Panglima tentera Islam, Salahuddin Al-Ayyubi mendapat kemenangan besar atas tentera Salib. Tentera Islam menguasai daerah-daerah yang sebelumnya dikuasai oleh tentera Salib. Ketika bulan Ramadhan, penasihat-penasihat Salahuddin menyarankan agar dia istirahat kerana risau ajalnya tiba. Tetapi Salahuddin menjawab “Umur itu pendek dan ajal itu sentiasa mengancam”. Kemudian tentera Islam yang dipimpinnya terus berperang dan berjaya merampas Benteng Shafad yang kuat. Peristiwa ini terjadi pada pertengahan bulan Ramadhan.

Ramadhan 658H
Perang Ain Jalut 

Saat tentera tartar memasuki Baghdad, mereka membunuh 1.8 juta kaum Muslimin. Musibah ini disambut oleh Saifudin Qutuz, pemerintah Mesir ketika itu dengan mengumpulkan semua kekuatan kaum muslimin untuk meghancurkan tentera Tartar dan bertemu dengan mereka pada Jumat, 6 September 1260M di Ain Jalut. Peperangan ini turut disertai oleh isteri Sultan Saifudin Qutuz, Jullanar yang akhirnya syahid di medan pertempuran.

Ramadhan 1432 H
Perang apakah yang (akan) terjadi pada Ramadhan sekarang ini?
Apakah Ramadhan ini kita bisa berperang membebaskan Palestina, Iraq, Afganistan, dan negeri islam lain yang sedang terjajah?

Kapankah Penaklukan Kota Roma, yang telah dijanjikan oleh Rasulullah Saw. akan terwujud?


ini membuktikan jika puasa bukan lah untuk bermalas malasan,carilah pahala sebanyak2nya di bulan ramadhan

selamat berpuasa
»»  KLIK SELENGKAPNYA...

LinkWithin

" Related Posts Plugin for WordPress, Blogger..."